Rahasia Matematika Sedekah


Rahasia Matematika Sedekah jika di hitung dengan logika dan ilmu matematika manusia ya memang tidak masuk akal, tapi itulah rahasia dan ke ajaibanya sudah banyak yang membuktikan, Sedekah mempunyai perhitungan matematisnya sendiri, seperti yang diuraikan sebagai berikut:
Apa yang kita lihat dari matematika di bawah ini?

10 – 1 = 19
keajaiban-sedekah

Ya, di sana kita akan melihat keganjilan hitungan matematis. 
Sebuah pengurangan yang justru menghasilkan penambahan.

Kenapa begitu?

Kenapa bukan 10-1 = 9

Inilah matematika sedekah, kita memberi dari apa yang kita punya, dan Allah akan mengembalikan lebih banyak lagi.

Matematika sedekah di atas, diambil dari Quran Surat Al-An`am ayat 160, Allah menjanjikan balasan 10X lipat bagi mereka yang mau berbuat baik (sedekah), bahkan dalam Quran Surat Al-Baqarah ayat 261, Allah menjanjikan hingga 700X lipat.

Sebelumnya, kita sudah mengetahui, bahwa:

Dalam Perhitungan matematis Sedekah 10 - 1 = 19

Maka, ketemulah ilustrasi matematika ini:

10 - 2= 28
10 - 3= 37
10 - 4= 46
10 - 5= 55
10 - 6= 64
10 - 7= 73
10 - 8= 82
10 - 9= 91
10 - 10= 100

Sedekah 2.5 % Tidaklah Cukup
Dengan infak 2,5% yang biasa kita berikan, jika kita telaah lebih jauh ternyata tidak mempunyai pengaruh yang signifikan.

Misalnya, seorang karyawan yang mempunya gaji 1 juta. 
Dia punya pengeluaran rutin 2 juta, kemudian dia bersedekah 2,5% dari penghasilan yang 1 juta itu. Maka perhitungannya adalah: 2,5% dari 1.000.000 = 25.000. 
Maka yang tercatat: 1.000.000 – 25.000 = 975.000.
Angka 975.000 bukan hasil akhir. 

Allah akan mengembalikan lagi yang 2,5% yang dikeluarkan sebanyak sepuluh kali lipat, atau sebesar 250.000. Sehingga dia bakal mendapatkan rizki min haitsu laa yahtasib (rizki tak terduga) sebesar: 975.000 + 250.000 = 1.225.000.
Jadi, “hasil akhir” dari perhitungan sedekah 2,5% dari 1 juta, hanya Rp. 1.225.000,-. 

Angka ini masih jauh dari pengeluaran dia yang sebesar 2 juta. 
Jadi, jika dia sedekahnya 2,5%, dia harus mencari sisa Rp. 775.000 untuk menutupi kebutuhannya.

Maka sedekah 2,5% itu tidaklah cukup. 
Hasilnya akan lebih besar bila sedekah 10%.
perhitungannya adalah: 10% dari 1.000.000 = 100.000. 
Maka yang tercatat : 1.000.000 – 100.000 = 900.000.
Ingatlah, angka 900.000 itu bukanlah hasil akhir. 
Allah akan mengembalikan lagi yang 2,5% yang dia keluarkan sebanyak sepuluh kali lipat, atau dikembalikan sebesar 1.000.000. 
Sehingga dia bakal mendapatkan rizki min haitsu laa yahtasib (rizki tak terduga) sebesar: 900.000 + 1.000.000 = 1.900.000.

Dengan perhitungan ini, dia berhasil mengubah penghasilannya mendekati angka pengeluaran yang 2 juta. 
Dia hanya butuh 100 ribu tambahan lagi, yang barangkali Allah yang akan menggenapkannya.


Katakanlah kepada hamba-hambaku yang telah beriman: 
Hendaklah mereka mendirikan Shalat, menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi-sembunyi ataupun terang-teranganan sebelum datang hari ( kiamat ) yang pada hari itu tidak ada jual beli dan persahabatan. 
(QS Ibrahim: 31).

Semoga Artikel ini bermamfaat .. Silahkan di share ke teman teman anda .


Anda ingin Berinfaq dan sedekah untuk Anank yatim piatu di Ponpes Nurul Ulum Silahkan klik Menu Donasi di atas Blog ini Atau  klik barner di bawah ini ..


5 TNI KITA IKUTI LOMBA MENGHAFAL AL-QUR’AN TINGKAT INTERNASIONAL

INDONESIA BISA, MASYAALLAH.. MENGHARUKAN! 5 TNI KITA IKUTI LOMBA MENGHAFAL AL-QUR’AN TINGKAT INTERNASIONAL


Riyadh – Lima orang Tentara Nasional Indonesia (TNI) ikut serta dalam ajang Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ) atau Lomba Menghafal Al-Qur’an tingkat internasional khusus personel militer. Delegasi dari Indonesia yang diketuai Letkol Caj M Yahdi ikut serta dalam tiga kategori lomba sekaligus. Mereka adalah.

1. Serma Lek Nursal Hasbi (peserta kategori 5 Juz),
2. Pratu Faisol (10 Juz), Lettu Mar Makarim Umar (20 Juz), dan
3. Kopda Rahmat Soleh peserta hafalan kategori 30 Juz.

Siaran pers yang diterima dari Atase Pertahanan KBRI Riyadh menyebutkan Ajang Akbar Lomba Menghafal Kitab Suci Umat Islam ini dibuka oleh Jenderal Abdurrahman Shaleh Al Bunayan, Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Arab Saudi.
Ajang dua tahunan ke-8 berlangsung dari tanggal 28 Desember 2014 sampai dengan 4 Januari 2015 di Hotel Ritz Carlton Riyadh. Hadir dalam acara pembukaan perhelatan mulia yang ini sejumlah pejabat militer Arab Saudi, para Kepala Pusat Pembinaan Mental (Kapusbintal) angkatan bersenjata dari negara peserta dan tamu undangan penting lainnya. Sementara dari Indonesia turut hadir Kapusbintal TNI, Laksamana Pertama TNI Muhammad Richad .
Bertindak sebagai ketua Dewan Hakim dalam Lomba bertajuk Prince Sultan Military International Prize The Holly Qur'an 2014 Imam Besar Masjidil Haram Al-Nabawi Madinah Syekh Ali Al Khudzaify.

Hingga berita ini disiarkan, kegiatan lomba menghafal Al-Qur’an khusus pasukan angkatan bersenjata ini masih berlangsung di Ibu Kota Riyadh Arab Saudi.

Pengertian Sedekah, Pengertian Infaq dan Pengertian Zakat

Pengertian Sedekah | Pengertian Infaq | Pengertian Zakat |

keajaiban sedekah


Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai pengertian sedekah, Pengertian Infaq dan Pengertian Zakat. Di dalam islam dikenal istilah sedekah, infaq dan zakat, untuk lebih jelasnya mengenai apa itu pengertian sedekah, pengertian infaq dan pengertian zakat akan dibahas di bawah ini.

Pengertian Sedekah .
Sedekah adalah zakat yang dikenakan atas harta kekayaan muslim tertentu. Hal ini termasuk juga zakat hasil panenan, yaitu sepersepuluh atau separuh dari sepersepuluh yang dipungut dari hasil panen biji-bijian atau buah-buahan; juga zakat atas binatang ternak, seperti onta, domba dan sapi; zakat atas barang dagangan dan zakat atas dua logam mulia, yaitu pada perak dan emas.
Pengertian Sedekah ialah segala pemberian yang dengan kita mengharapkan pahala dari Allah SWT. Pemberian yag dimaksud dapat diartikan secara luas, baik itu pemberian yang berupa harta maupun pemberian yang berupa perbuatan atau sikap baik. Jika demikian halnya, maka membayar zakat dan bersedekah (harta) pun bisa dimasukkan dalam pengertian sedekah di atas.

Pengertian Infaq.
Pengertian Infaq berasal dari kata anfaqa yang berarti mengeluarkan sesuatu (harta) untuk dipergunakan kepentingan orang banyak. Dalam pengertian ini, termsuk juga infaq yang dikeluarkan oleh orang-orang kafir untuk kepentingan agamanya. menurut Istilah, Pengertian infaq adalah mengeluarkan sebagian dari harta atau pendapatan untuk satu kepentingan yang diperintahkan ajaran islam. Infaq dikeluarkan oleh setiap orang yang beriman, baik yang berpenhasilan tinggi maupun rendah, apakah ia dalam kondisi lapang maupun sempit;  infaq dapat diberikan kepada siapa saja, 
misalnya kedua orang tua, anak yatim dan lain sebagainya.

infaq

Pengertian Infaq , Infaq adalah penggunaan harta untuk memenuhi kebutuhan manusia. Dengan demikian, infaq memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan zakat.
Dalam kategorisasinya, Infaq dapat diumpamakan dengan "alat-alat transportasi umum",  hal ini mencakup pesawat, mobil, kereta api, bus, kapal dan lain sebagainya. Sedangkan Zakat diumpamakan dengan "mobil", sebagai salah satu alat transportasi . Maka hibah, waqaf, wasiat, nazar (untuk membelanjakan harta), pemberian nafkah kepada keluarga, pemberian hadiah, kaffarah (berupa harta) karena melanggar sumpah, membunuh dengan sengaja, melakukan zihar dan ijma disiang hari pada bulan Ramadhan adalah termasuk infaq. Bahkan zakat juga termasuk salah satu dari kegiatan infaq.
Dari kategori diatas merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan, baik kebutuhan pihak pemberi mapun pihak penerima. Dengan kata lain, Pengertian infaq adalah kegiatan penggunaan harta secara konsumtif "yakni pembelanjaan atau pengeluaran harta untuk memenuhi kebutuhan" bukan secara produktif, penggunaan harta untuk dikembangkan dan diputar lebih lanjut secara ekonomis.

Pengertian Zakat
Pengertian Zakat Menurut Mazhab Maliki adalah mengeluarkan sebagian harta yang khusus dari harta yang khusus pula yang telah mencapai nisab 
(batas kuantitas yang mewajibkan zakat) kepada orang-orang yang berhak menerimanya. Dengan catatan bahwa kepemilikan itu penuh dan mencapai hawl (setahun), bukan barang tambang dan bukan pertanian.

Menurut Mahzab Hanafi, Pengertian Zakat ialah menjadikan sebagian harta yang khusus sebagai milik orang yang khusus, yang ditentukan oleh syari'at karena Allah swt.
Pengertian Zakat Menurut bahasa artinya adalah "pensucian" atau "berkembang". Adapun menurut syara' (ketentuan Allah swt), Pengertian Zakat ialah hak yang ditentukan besarnya yang wajib dikeluarkan pada harta - harta tertentu. Dalam hal ini "hak yang telah ditentukan berapa besarnya", ini berarti zakat tidak termasuk hak - hak berupa pemberian harta yang besarnya tidak ditentukan, misalnya hibah, hadiah, wasiat dan waqaf.


Sekian pembahasan mengenai pengertian zakat, pengertian infaq dan pengertian sedekah, semoga tulisan ini mengenai pengertian sedekah, pengertian infaq dan pengertian zakat dapat bermanfaat.

Inilah Makna Dari Sedekah

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh…



Bismillahirrahmaniirahiim
Alhamdulillahirrabil’alamiin, Mahasuci Allah yang Dzat-Nya menjadi tempat bergantung makhluknya. Tidak ada sesuatu apapu yang mampu mengganti posisi-Nya sebagai pelindung dan penolong makhluk. Allah selalu memudahkan bagi manusia untuk mendapat ridha-Nya. Sesungguhnya kemenangan hanyalah milik orang-orang yang taqwa dan yakin.
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada nabi dan rasul paling mulia. Kekasih Tuhan semesta alam, Abil Qasim Muhammad saw, beserta keluarga sucinya yang telah Allah sucikan mereka dari segala noda dosa sesuci-sucinya.

Sungguh sangat istimewa kedudukan orang yang ahli sedekah, sudah banyak para ulama, kyai, ustadz dan guru-guru ngaji yang membahas tentang keistimewaan yang diberikan oleh Allah kepada para ahli sedekah. Keistimewaan-keistimewaan yang diberikan kepada ahli sedekah diantaranya adalah sebagai berikut :

Para Malaikat sentiasa berdoa supaya ditambahkan rezeki kepada pemberi sedekah.
*Merupakan kemenangan atas syaitan.
*Memadam kemurkaan Allah SWT.
*Merupakan penyembuh segala penyakit.
*Menjaga kehormatan dan martabat.
*Memperbaiki amalan anda sebelum mati.
*Pelindung dari api neraka.
*Mendapat perlindungan utama dari Allah SWT.
*Memberi keberkahan kepada pemilik harta.
*Melembutkan hati yang keras.
*Menyamankan dalam kubur dan memadam api dalam kubur.
*Menghapuskan segala kesalahan, menghapuskan segala dosa.
*Menolak bala dan melindungi pemberi sedekah serta ahli keluarga dari bala bencana.
*Mengatasi segala persoalan hidup
*Calon-calon ahli surge

Sedekah sangat dahsyat efeknya bagi para pelakunya. Dan dengan sedekah kesenjangan sosial tidak nampak lagi, karena orang-orang yang mampu bersedakah dengan senang hati dan ikhlas saling berbagi sedikit hartanya untuk para kaum dhuafa dan orang yang membutuhkan dan berhak menerimanya. Begitu juga sebaliknya sipenerima merasa lebih legowo dan enak menerimanya, dikarenakan keikhlasan tadi. Berbeda dengan menerima sesuatu pemberian dengan sipemberi tidak ada rasa keikhlasan didalam hatinya.
Oleh karena besarnya manfaat dan indahnya berbagi, maka kami berusaha untuk memfasilitasi dan membuat suatu wadah online yang dikhususkan dalam pembahasan tentang sedekah dan keindahan ISLAM pada umumnya. Dimana keajaibannya sudah banyak yang merasakan dan membutikannya.

Inilah Makna Dari Sedekah
Dari Abu Dzar r.a. berkata, bahwasanya sahabat-sahabat Rasulullah saw. berkata kepada beliau: “Wahai Rasulullah saw., orang-orang kaya telah pergi membawa banyak pahala. Mereka shalat sebagaimana kami shalat, mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa, namun mereka dapat bersedekah dengan kelebihan hartanya.”

Rasulullah saw. bersabda : 
“Bukankah Allah telah menjadikan untukmu sesuatu yang dapat disedekahkan? 
Yaitu, setiap kali tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, menyuruh pada kebaikan adalah sedekah, melarang kemungkaran adalah sedekah, dan hubungan intim kalian (dengan isteri) adalah sedekah.”

Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah salah seorang di antara kami melampiaskan syahwatnya dan dia mendapatkan pahala?”

Rasulullah saw. menjawab, “Bagaimana pendapat kalian jika ia melampiaskan syahwatnya pada yang haram, apakah ia berdosa? Demikian juga jika melampiaskannya pada yang halal, maka ia mendapatkan pahala.” 
(HR. Muslim)

Sanad Hadits :
Hadits di atas memiliki sanad yang lengkap . 
Sebagaimana yang terdapat dalam Shahih Muslim, Kitab Al-Zakat, 
BAGIAN Bayan Anna Ismas Shadaqah Yaqa’u Ala Kulli Nau’ Minal Ma’ruf, hadits no 1006.

Gambaran Umum Tentang Hadits :
Hadits ini memberikan gambaran luas mengenai makna sedekah. Karena digambarkan bahwa sedekah mencakup segenap sendi kehidupan manusia. Bukan hanya terbatas pada makna menginfakkan uang di jalan Allah, memberikan nafkah pada fakir miskin atau hal-hal sejenisnya. Namun lebih dari itu, bahwa sedekah mencakup segala macam dzikir (tasbih, tahmid dan tahlil), amar ma’ruf nahi mungkar, bahkan hubungan intim seorang suami dengan istrinya juga merupakan sedekah. Oleh karena itulah, Rasulullah saw. secara tersirat meminta kepada para sahabatnya untuk pandai-pandai memanfaatkan segala aktivitas kehidupan agar senantiasa bernuansakan ibadah. Sehingga tidak perlu “gusar” dengan orang-orang kaya yang selalu bersedekah dengan hartanya. Karena makna sedekah tidak terbatas hanya pada sedekah dengan harta.

AsBAGIANul Wurud Hadits :
Hadits ini merupakan jawaban terhadap pertanyaan beberapa Muhajirin yang fakir, dimana mereka “terpaksa” meninggalkan harta benda mereka di Mekah, sehingga mereka merasa tidak dapat ber sedekah. Ketika pertanyaan mereka terlontar ke Rasulullah saw., beliau memberikan jawaban yang dapat menenangkan jiwa dan pikiran mereka.

Makna Hadits :
Hadits ini muncul dengan latar belakang “kegundahan hati” para sahabat, manakala mereka merasa tidak dapat optimal dalam beribadah kepada Allah swt.. Karena mereka merasa bahwa para sahabat-sahabat yang memiliki kelebihan harta, kemudian men sedekahkan hartanya tersebut, tentulah akan mendapatkan derajat yang lebih mulia di sisi Allah swt.. SeBAGIAN mereka melaksanakan shalat, puasa, namun mereka bersedekah, sedangkan kami tidak bersedekah, kata para sahabat ini.
Akhirnya Rasulullah saw. sebagai seorang murabbi sejati memberikan motivasi serta dorongan agar mereka tidak putus asa, dan sekaligus memberikan jalan keluar bagi para sahabat ini. Jalan keluarnya adalah bahwa mereka dapat bersedekah dengan apa saja, bahkan termasuk dalam hubungan intim suami istri. 

Oleh karenanya tersirat bahwa Rasulullah saw. meminta kepada mereka agar padai-pandai mencari peluang ‘pahala’ dalam setiap aktivitas kehidupan sehari-hari, agar semua hal tersebut di atas terhitung sebagai sedekah.

Inilah Makna Dari Sedekah